Mungkin ini memang cuma dimengerti oleh saya sendiri. Semenjak liburan kemarin saya makin lama makin malas untuk belajar. Ujian kian mendekat, saya seperti terancam untuk tidak naik tingkat bila begini terus menerus. Belum lagi TOEFL yang sangat mencekam bagi saya. Dua kali berturut-turut gagal. Padahal itu adalah syarat naik tingkat.
Semua dikhawatirkan oleh saya, tapi yang tidak bisa dimengerti orang lain. Saya harus curhat kepada siapa? Saya harus melakukan apa? Jika saya curhat kepada orangtua saya, mereka pasti berkata bahwa saya pasti bisa, dsb. Tapi itu semua tidak cukup, perasaan saya masih tidak tenang. Namun, bila saya curhat kepada teman saya, mereka pasti berkata "Bohong.." atau "Jangan didengerin deh..". Seakan semua perkataan saya itu hanya rekaan belaka.
Saya bukan orang yang banyak omong, lebih tepatnya pendiam. Dan bila saya berkata sesuatu itu tidak mungkin saya tidak kehendaki. Saya pasti berpikir terlebih dahulu sebelum berbicara, benar atau tidak, menyakitkan orang lain atau tidak. Tapi saya merasa apa ya? Kecewa? Jika saat saya berbicara yang sesungguhnya tapi mereka hanya menganggap itu main-main?
Sudah putus asa saya menghadapi itu semua, dan pada akhirnya saya akan memutuskan untuk mencari pelarian, tidak ada yang lain. Saya tidak bisa belajar, saya tidak bisa konsentrasi belajar dan saya tidak mau tahu lagi. Keadaan di mana saya merasa tidak mau tahu lagi atau tidak mau peduli lagi adalah saat terburuk yang saya miliki. Saya benar-benar tidak peduli lagi apa yang terjadi di sekitar saya, tidak mau peduli lagi apa yang akan terjadi selanjutnya bila saya melarikan diri dari masalah yang ada.
Saya kemudian tahu, jika saya terus menerus melakukan atau merasa seperti itu, hidup saya akan hancur. Tidak ada apa-apanya lagi. Tidak berguna sama sekali dan tidak ada masa depan yang cerah. Itu semua bagaikan mimpi buruk bagi saya di mana penyesalan selalu datang belakangan. Ahh... Saya harus bagaimana? Saya sudah mencoba menghindari itu semua, tapi sia-sia saja. Mustahil...
Akhirnya saya memutuskan untuk curhat di sini dan berfikir ke depan akan masa depan saya lalu melangkah maju meninggalkan kebiasaan buruk saya. Terima kasih Time After Time.. :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar