Mungkin memang ini
hanya suatu kebetulan, atau memang sudah ditakdirkan. Saya, Jessica, percaya
dengan apa yang dinamakan takdir. Yah walaupun memang tidak ada yang pasti di
dunia ini. Tanpa memilih-milih dalam waktu yang lama, saya mengambil sebuah
novel di toko buku terdekat. Judulnya Heaven karya Agnes Jessica. He he...
Bukan berarti saya memilihnya karena nama kami say ya...
Pada awalnya, saya
tidak terlalu tertarik untuk membacanya karena saya juga sudah membeli beberapa
film untuk ditonton. Kemudian saya berpikir bahwa saya sudah membelinya, kenapa
tidak dibaca saja. Saya tahu bahwa novel-novel karya Agnes Jessica itu bagus
dan bermakna. Maka dari itu saya pun membacanya...
Saya mulai masuk dalam
dunia di novel tersebut dari setiap lembar halaman yang saya baca. Saya menjadi
mempunyai pengetahuan lebih akan suatu hal. Novel Agnes Jessica memang terkenal
di kalangan anak remaja dan anak muda. Tema novelnya pun beragam, kebetulan
saya membaca yang berhubungan dengan agama dan itu menarik perhatian saya.
Walaupun hanya sebuah buku yang berisi karangan seseorang, saya merasa ada hal
yang menggerakkan hati saya, ketika saya membaca novel tersebut.
Novel ini bercerita
tentang seorang gadis yang hidup berkekurangan dan dipaksa oleh ibunya untuk menikah
karena masalah ekonomi keluarga. Cerita ini cukup umum di kalangan masyarakat,
namun yang menarik adalah gadis ini tertabrak TransJakarta sehingga meninggal.
Tapi sayangnya ini bukan waktunya untuk meninggal, maka dari itu gadis ini
hidup kembali. Di sini diceritakan suatu tempat yang di bayangan saya merupakan
surga. Saya tidak tahu surga seperti apa, ada siapa saja, mungkin malaikat
ataupun makhluk lainnya. Pembawaan novel ini sangat menarik, dan layak
dijadikan rekomendasi pembaca.
Ternyata ada kesalahan
di ‘surga’ tersebut, sehingga gadis ini ingat akan apa yang terjadi saat ia
‘mati suri’. Maka, dikejarlah gadis ini oleh ‘malaikat’ agar ingatan akan
‘surga’ tersebut terhapus. Tapi sayangnya ada masalah lain, walaupun sudah
dihapus ingatan akan ‘surga’ tersebut, gadis ini masih bisa mengingatnya,
karena ia bertemu dengan orang lain yang bisa mengembalikan ingatan tersebut.
Hebatnya, orang
tersebut bisa melihat ‘lingkaran halo’ pada orang-orang yang pernah mati suri
seperti gadis ini. Padahal rahasia ‘surga’ tidak dibocorkan kepada umat manusia
karena akan mengacaukan keadaan yang ada. Namun, orang tersebut bersikeras
untuk melakukan suatu penelitian kepada orang-orang yang pernah mati suri
dengan mewawancarainya, seperti dirinya sendiri. Ia berambisi untuk menemukan
dunia lain selain dunia ini sendiri.
Sudah ada 20 orang di
dunia yang pernah mati suri yang telah ditemui olehnya. Dan kesaksian dari
mereka semua berbeda-beda. Tidak lama orang ini tiba-tiba menghilang dan gadis
ini berusaha mencari orang ini dengan mengelilingi dunia menemukan orang-orang
yang pernah mati suri tersebut. Dari yang sudah diwawancari mereka semua menuju
pada satu keyakinan bahwa mereka menunggu datangnya ‘jalan kebenaran’.
Sayangnya setelah diwawancari oleh gadis ini, mereka semua satu per satu
meninggal. Gadis ini mulai bingung dan ketakutan, ada hal dibalik kejadian
misterius ini.
Ada seseorang atau
sesuatu yang ikut campur di dalamnya, dan diketahui dia adalah Lucifer, seorang
iblis atau biasa di sebut malaikat yang jatuh ‘The Fallen Angels’. Iblis ini
membujuk orang yang mempunyai ambisi untuk mengungkapkan rahasia dunia lain itu
untuk menjadi kaki tangannya dengan membunuh orang-orang yang pernah mati suri
tersebut dengan memberi imbalan akan diberikan perpanjangan hidup bagi setiap
kepala yang meninggal. Walaupun saya tidak terlalu mengerti tapi saya bisa
membayangkannya, tapi Tuhan selalu berkuasa. Dan Ia dapat mengalahkan iblis
tersebut melalui gadis ini.
Yang mau saya tekankan
sebenarnya adalah saya mendapat sesuatu yang menginspirasi hati saya. Semua
agama di dunia ini sebenarnya adalah sama, semuanya menuju pada Tuhan yang sama
mungkin hanya berbeda caranya saja. Baik itu yang tertulis dalam alkitab, al
quran, atau kitab-kitab lain. Mereka semua memberikan kita semua petunjuk
mengenai ‘jalan kebenaran’ yang sesungguhnya, yaitu percaya pada Tuhan.
Saya juga membayangkan
apa yang ada di dalam novel tersebut, dalam agama Kristen asal kita percaya
pada Tuhan Yesus dan mengimani-Nya, maka kita akan memperoleh tempat yang sudah
disediakan Tuhan sendiri untuk kita. Tempat yang nyaman, penuh dengan makanan,
taman yang indah, dan di sana kita bisa berinteraksi langsung dengan Yesus.
Saya membayangkan tempat tersebut putih semuanya, sangat bersih, sangat mewah,
sangat teratur dan indah.
Dan saya juga setuju
apa yang ada di novel Heaven ini, bahwa walaupun di bumi ini hanya sebentar
saja, kita, umat manusia yang percaya pada Yesus Kristus mempunyai misi
tersendiri mengapa ada di dunia ini, yaitu menyebarkan injil Yesus Kristus
kepada seluruh dunia. Bahwa karena kasih Allah yang begitu besar sehingga Ia
telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita untuk turun ke bumi
menyelamatkan umat manusia dengan rela mati di kayu salib menanggung seluruh
dosa kita agar kita tidak binasa, melainkan hidup yang kekal. Di dalam
menyebarkan kerajaan Allah, kita akan semakin dan semakin dekat dengan Tuhan
Yesus, kita bisa berkomunikasi dengan-Nya, melakukan apa yang telah
dilakukan-Nya terdahulu seperti menyembuhkan orang yang sakit, dsb.
“Wah......”, kata saya
terkagum-kagum. Kita hidup di dunia bukanlah tanpa rencana, tapi Tuhan sudah
menyiapkan seluruh rencana-Nya dari awal hingga akhir. Baiklah kita terus
meningkatkan kualitas diri kita sehingga kita bisa lebih dekat dan mengenal
lebih tentang Allah.
I love You, God...
Jessica
24/06/2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar