Minggu, 08 Juli 2012

Inspirasi



                Mungkin memang ini hanya suatu kebetulan, atau memang sudah ditakdirkan. Saya, Jessica, percaya dengan apa yang dinamakan takdir. Yah walaupun memang tidak ada yang pasti di dunia ini. Tanpa memilih-milih dalam waktu yang lama, saya mengambil sebuah novel di toko buku terdekat. Judulnya Heaven karya Agnes Jessica. He he... Bukan berarti saya memilihnya karena nama kami say ya...
                Pada awalnya, saya tidak terlalu tertarik untuk membacanya karena saya juga sudah membeli beberapa film untuk ditonton. Kemudian saya berpikir bahwa saya sudah membelinya, kenapa tidak dibaca saja. Saya tahu bahwa novel-novel karya Agnes Jessica itu bagus dan bermakna. Maka dari itu saya pun membacanya...
                Saya mulai masuk dalam dunia di novel tersebut dari setiap lembar halaman yang saya baca. Saya menjadi mempunyai pengetahuan lebih akan suatu hal. Novel Agnes Jessica memang terkenal di kalangan anak remaja dan anak muda. Tema novelnya pun beragam, kebetulan saya membaca yang berhubungan dengan agama dan itu menarik perhatian saya. Walaupun hanya sebuah buku yang berisi karangan seseorang, saya merasa ada hal yang menggerakkan hati saya, ketika saya membaca novel tersebut.
                Novel ini bercerita tentang seorang gadis yang hidup berkekurangan dan dipaksa oleh ibunya untuk menikah karena masalah ekonomi keluarga. Cerita ini cukup umum di kalangan masyarakat, namun yang menarik adalah gadis ini tertabrak TransJakarta sehingga meninggal. Tapi sayangnya ini bukan waktunya untuk meninggal, maka dari itu gadis ini hidup kembali. Di sini diceritakan suatu tempat yang di bayangan saya merupakan surga. Saya tidak tahu surga seperti apa, ada siapa saja, mungkin malaikat ataupun makhluk lainnya. Pembawaan novel ini sangat menarik, dan layak dijadikan rekomendasi pembaca.
                Ternyata ada kesalahan di ‘surga’ tersebut, sehingga gadis ini ingat akan apa yang terjadi saat ia ‘mati suri’. Maka, dikejarlah gadis ini oleh ‘malaikat’ agar ingatan akan ‘surga’ tersebut terhapus. Tapi sayangnya ada masalah lain, walaupun sudah dihapus ingatan akan ‘surga’ tersebut, gadis ini masih bisa mengingatnya, karena ia bertemu dengan orang lain yang bisa mengembalikan ingatan tersebut.
                Hebatnya, orang tersebut bisa melihat ‘lingkaran halo’ pada orang-orang yang pernah mati suri seperti gadis ini. Padahal rahasia ‘surga’ tidak dibocorkan kepada umat manusia karena akan mengacaukan keadaan yang ada. Namun, orang tersebut bersikeras untuk melakukan suatu penelitian kepada orang-orang yang pernah mati suri dengan mewawancarainya, seperti dirinya sendiri. Ia berambisi untuk menemukan dunia lain selain dunia ini sendiri.
                Sudah ada 20 orang di dunia yang pernah mati suri yang telah ditemui olehnya. Dan kesaksian dari mereka semua berbeda-beda. Tidak lama orang ini tiba-tiba menghilang dan gadis ini berusaha mencari orang ini dengan mengelilingi dunia menemukan orang-orang yang pernah mati suri tersebut. Dari yang sudah diwawancari mereka semua menuju pada satu keyakinan bahwa mereka menunggu datangnya ‘jalan kebenaran’. Sayangnya setelah diwawancari oleh gadis ini, mereka semua satu per satu meninggal. Gadis ini mulai bingung dan ketakutan, ada hal dibalik kejadian misterius ini.
                Ada seseorang atau sesuatu yang ikut campur di dalamnya, dan diketahui dia adalah Lucifer, seorang iblis atau biasa di sebut malaikat yang jatuh ‘The Fallen Angels’. Iblis ini membujuk orang yang mempunyai ambisi untuk mengungkapkan rahasia dunia lain itu untuk menjadi kaki tangannya dengan membunuh orang-orang yang pernah mati suri tersebut dengan memberi imbalan akan diberikan perpanjangan hidup bagi setiap kepala yang meninggal. Walaupun saya tidak terlalu mengerti tapi saya bisa membayangkannya, tapi Tuhan selalu berkuasa. Dan Ia dapat mengalahkan iblis tersebut melalui gadis ini.
                Yang mau saya tekankan sebenarnya adalah saya mendapat sesuatu yang menginspirasi hati saya. Semua agama di dunia ini sebenarnya adalah sama, semuanya menuju pada Tuhan yang sama mungkin hanya berbeda caranya saja. Baik itu yang tertulis dalam alkitab, al quran, atau kitab-kitab lain. Mereka semua memberikan kita semua petunjuk mengenai ‘jalan kebenaran’ yang sesungguhnya, yaitu percaya pada Tuhan.
                Saya juga membayangkan apa yang ada di dalam novel tersebut, dalam agama Kristen asal kita percaya pada Tuhan Yesus dan mengimani-Nya, maka kita akan memperoleh tempat yang sudah disediakan Tuhan sendiri untuk kita. Tempat yang nyaman, penuh dengan makanan, taman yang indah, dan di sana kita bisa berinteraksi langsung dengan Yesus. Saya membayangkan tempat tersebut putih semuanya, sangat bersih, sangat mewah, sangat teratur dan indah.
                Dan saya juga setuju apa yang ada di novel Heaven ini, bahwa walaupun di bumi ini hanya sebentar saja, kita, umat manusia yang percaya pada Yesus Kristus mempunyai misi tersendiri mengapa ada di dunia ini, yaitu menyebarkan injil Yesus Kristus kepada seluruh dunia. Bahwa karena kasih Allah yang begitu besar sehingga Ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita untuk turun ke bumi menyelamatkan umat manusia dengan rela mati di kayu salib menanggung seluruh dosa kita agar kita tidak binasa, melainkan hidup yang kekal. Di dalam menyebarkan kerajaan Allah, kita akan semakin dan semakin dekat dengan Tuhan Yesus, kita bisa berkomunikasi dengan-Nya, melakukan apa yang telah dilakukan-Nya terdahulu seperti menyembuhkan orang yang sakit, dsb.
                “Wah......”, kata saya terkagum-kagum. Kita hidup di dunia bukanlah tanpa rencana, tapi Tuhan sudah menyiapkan seluruh rencana-Nya dari awal hingga akhir. Baiklah kita terus meningkatkan kualitas diri kita sehingga kita bisa lebih dekat dan mengenal lebih tentang Allah.
I love You, God...
Jessica
24/06/2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar